PENGARUH PEMBERIAN AIR REBUSAN BUNGA TELANG ( Clitoria ternatea ) UNTUK MENGONTROL KADAR GULA DARAH PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS TIPE 2 DI KELURAHAN PUJIDADI BINJAI

Authors

  • Ade Irma Triana Siregar Akper Kesdam I/Bukit Barisan Binjai

Abstract

Latar belakang: Diabetes Mellitus (DM) adalah suatu kelompok penyakit metabolik dengan karakteristik hiperglikemia yang terjadi karena kelainan sekresi insulin, gangguan kerja insulin atau keduanya. Terdapat 2 tipe Diabetes Melitus yaitu diabetes tipe 1 yang disebut juga Diabetestergantung insulin, dan diabetes tipe 2 yang disebut juga Diabetes Melitus tidak tergantung insulin disebabkan karena penurunan sensitivitas jaringan target terhadap efek metabolik insulin. Tujuan: Oleh sebab itu, dibutuhkan upaya untuk melakukan pengobatan secara herbal, salah satunya dengan mengkonsumsi rebusan air bunga telang. Hasil:Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata kadar gula darah sebelum meminum rebusan air bunga telang adalah sebesar 215 mg/dl dan tergolong tinggi. Sebelum meminum rebusan airbunga telang , kadar gula darah semua sampel adalah tinggi yaitu > 200mg/dl. Selisih kadar gula darah sebelum dan sesudah perlakuan adalah 88 mg/dl. Kesimpulan: Berdasarkan penelitian dan pembahasan dari 12 orang responden. Didapatkan 10  orang responden atau (83,3%) yang mengalami penurunan kadar gula darah setelah diberikan air rebusan bunga telang dan 2 sampel 916,4) kadar gula darahnya menurun tetapi masih dalam kriteria di atas normal.

Downloads

Published

2024-08-23