TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG PEMBERIAN CAIRAN ORALIT UNTUK MENGATASI DEHIDRASI PADA BALITA DENGAN DIARE DI PUSKESMAS RAMBUNG KOTA BINJAI TAHUN 2026

Authors

  • Marlianna Ginting Akper Kesdam I/BB Binjai
  • Murry Br Tarigan

Abstract

Latar Belakang: Diare merupakan salah satu masalah kesehatan utama pada balita yang dapat menyebabkan komplikasi serius berupa dehidrasi bahkan kematian apabila tidak ditangani dengan tepat. Pemberian cairan oralit merupakan langkah awal yang efektif untuk mencegah dan mengatasi dehidrasi ringan hingga sedang. Namun, keberhasilan penanganan diare sangat dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan ibu sebagai pengasuh utama anak. Berdasarkan data di UPTD Puskesmas Rambung Kota Binjai, kasus diare pada balita masih cukup tinggi sehingga diperlukan upaya untuk mengetahui tingkat pengetahuan ibu terkait pemberian oralit.

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan ibu tentang pemberian cairan oralit untuk mengatasi dehidrasi pada balita dengan diare di Puskesmas Rambung Kota Binjai tahun 2026.

Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan ibu tentang pemberian cairan oralit sebagian besar berada pada kategori cukup, diikuti kategori baik, dan masih terdapat ibu dengan pengetahuan kurang. Hal ini menunjukkan bahwa pengetahuan ibu mengenai pengertian diare, tanda dehidrasi, serta cara pemberian oralit belum sepenuhnya optimal.

References

Adhi Kusumastuti, A., Khoiron, A. M., & Achmadi, T. A. (2020). Metodologi penelitian kesehatan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan mixed method. Yogyakarta: Deepublish.

Alam, M., & Khan, M. (2020). Waterborne diseases and the impact of contaminated water in the context of childhood diarrhea. International Journal of Environmental Health, 19(3), 245–256. https://doi.org/10.1016/j.ijenvh.2020.02.003

Arikunto, S. (2013). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Bajaj, M., Sharma, P., & Singh, A. (2020). Role of zinc supplementation in management of acute diarrhea among children. International Journal of Contemporary Pediatrics.

Bhuiyan, T. R., Hoq, M. R., & Andersson, J. (2021). Effectiveness of oral rehydration solution in the management of diarrheal diseases. Journal of Global Health.

Buulolo, H., Zebua, W., & Hulu, Y. (2020). Pemeriksaan penunjang pada anak dengan diare untuk menilai status dehidrasi. Jurnal Kesehatan Anak.

Chaudhury, S., & Mandal, P. (2021). Management of severe dehydration in acute diarrheal disease. Journal of Clinical and Diagnostic Research.

Danuarti, N., Soelistyoningsih, D., & Rahmawati, S. (2025). Hubungan tingkat pengetahuan ibu dengan perilaku pemberian oralit dan cairan tambahan pada balita diare. Jurnal Kesehatan Masyarakat.

Febrianti, A., & Saputra, A. (2024). Keamanan dan efek samping pemberian oralit pada balita diare di Posyandu wilayah Bandung. Jurnal Kesehatan Anak dan Remaja.

Fischer, K., Pruitt, L., & Snyder, R. (2019). Global burden of childhood diarrhea: A review of the global health impact. Pediatrics International, 61(5), 499–507. https://doi.org/10.1111/ped.13956

Ginanjar, M. R., Puspitasari, P., & Iswari, M. F. (2023). Pengaruh rehidrasi oral terhadap dehidrasi pada anak usia 1–5 tahun yang mengalami diare.

Jurnal STIKES Bhakti Husada

Gurusinga, R., Sembiring, R., & Ginting, M. (2021). Edukasi sanitasi lingkungan dan personal hygiene dalam pencegahan diare pada balita. Jurnal Kesehatan Masyarakat.

Hassan, M., Saleh, A., & Khan, S. (2020). Diarrhea and dehydration in children: Current understanding and management. Pediatrics & Pediatric Medicine, 18(3), 235–241. https://doi.org/10.1016/j.ppm.2020.01.011

Islamiati, D., Prasetyo, H., & Lestari, R. (2024). Pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan ibu mengenai penanganan diare pada balita di Posyandu Kecamatan Sleman. Jurnal Kesehatan Masyarakat.

Jones, M., Smith, J., & Patel, S. (2020). Childhood mortality due to diarrhea: A global review of recent data. Journal of Pediatrics and Child Health, 56(2), 118–124. https://doi.org/10.1111/jpc.14565

Juita, C. (2023). Pengaruh pendidikan dan usia kehamilan terhadap kejadian bayi berat lahir rendah dengan ibu sectio caesarea (SC) di RSUD Dr. Pirngadi Medan. Journal Health of Education, 2(2).

Juliansyah, M. (2021). Upaya pencegahan diare pada balita melalui perilaku hidup bersih dan sehat. Jurnal Kesehatan Masyarakat.

Kasmara, A., et al. (2023). Faktor penyebab diare pada anak dan upaya pencegahannya. Jurnal Kesehatan Masyarakat.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Pedoman tatalaksana diare pada anak. Jakarta: Kemenkes RI.

Khan, S., & Shah, F. (2023). Effectiveness of oral rehydration solution (ORS) in reducing mortality in children with diarrhea in low-resource settings. Global Health Journal, 41(6), 475–482. https://doi.org/10.1016/j.ghj.2023.01.005

Kumar, P., & Gupta, R. (2020). Diarrheal diseases and dehydration: A global perspective. Journal of Medical Sciences, 22(1), 30–35. https://doi.org/10.1016/j.jms.2020.03.005

Margaretta, L., Siregar, D., & Hutabarat, R. (2024). Pemeriksaan penunjang pada anak dengan diare untuk menentukan penatalaksanaan yang tepat. Jurnal Kesehatan Anak.

Mehmood, A., Latif, M., & Khan, M. A. (2022). Effect of zinc supplementation in children with acute diarrhea. Journal of Pediatric Gastroenterology and Nutrition.

Méndez, D., & Villaseñor, N. (2022). Access to safe drinking water in developing countries: Challenges and solutions. Water Research and Management Journal, 38(6), 765–773. https://doi.org/10.1016/j.wrmj.2022.04.014

Naldi, L., & Purwaningrum, D. (2021). Hubungan pengetahuan ibu dengan tindakan pencegahan dan penanganan diare pada balita di wilayah Jakarta. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia.

Nguyen, T. V., Van Nguyen, H., & Nguyen, T. N. (2020). Risk factors associated with diarrheal diseases among children under five years in developing countries. Journal of Environmental and Public Health.

Notoatmodjo, S. (2018). Metodologi penelitian kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Nursalam. (2020). Metodologi penelitian keperawatan: Pendekatan praktik berbasis bukti (6th ed.). Jakarta: Salemba Medika.

Patel, A., Shah, N., & Mehta, R. (2023). Nutritional management in children with acute diarrhea. Journal of Pediatric Health Care.

Puteri, A. D., Syahfitri, C. A., Isnaeni, Li. M. A., & Yuristin, D. (2025). Faktor-faktor penyebab kejadian diare pada balita di wilayah kerja Puskesmas Air Tiris. KOLONI, 4(1), 17–27.

Sakyi, K. S., Osei, F. B., & Agyemang, C. (2021). Utilization of oral rehydration therapy for the management of diarrhea among children under five years. BMC Public Health.

Sari, R. P., Nugraha, D., & Lestari, A. (2023). Efektivitas pemberian oralit terhadap pemulihan dehidrasi pada balita diare di Puskesmas Kota Semarang. Jurnal Kesehatan Anak dan Remaja.

Silitonga, E., & Nuryeti, S. (2021). Hubungan pengetahuan dan sikap ibu terhadap penanganan diare pada balita. Jurnal Kesehatan Masyarakat.

Sitanggang, A. (2023). Tingkat pengetahuan ibu tentang pemberian oralit pada balita diare di Posyandu Kecamatan Medan Barat. Jurnal Kesehatan Masyarakat.

Sugiyono. (2021). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Syakir, M., Rahmawati, D., & Hidayat, A. (2025). Hubungan higiene pangan dengan kejadian diare pada balita. Jurnal Kesehatan Masyarakat.

Syamsiah, S., & Agusman, A. (2022). Analisis faktor yang berhubungan dengan kejadian diare pada balita serta pemberian oralit dan zinc sebagai upaya penanganan diare. Jurnal Keperawatan.

Tanzil, K. W., Tirtasari, S., & Novendy, N. (2025). Efektivitas pemberian oralit dalam penanganan diare pada balita: Studi intervensi di Posyandu wilayah Bandung. Jurnal Kesehatan Anak dan Remaja.

Utami, N., Ramadhanintyas, M. D., & Villasari, A. (2022). Penatalaksanaan diare pada balita melalui pemberian oralit dan edukasi kepada ibu. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 11(1), 145–150.

Utaminingtyas, D., & Harahap, R. (2022). Edukasi kesehatan terhadap peningkatan pengetahuan ibu tentang pencegahan diare pada balita. Jurnal Kesehatan Masyarakat.

Wibowo, H., Prasetya, R., & Lestari, F. (2024). Efektivitas accidental sampling dalam penelitian kesehatan masyarakat: Studi di Posyandu wilayah Surabaya. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia.

Wijayanti, D., Purwati, E., & Retnaningsih, S. (2024). Hubungan tingkat pengetahuan ibu dengan penanganan diare pada balita. Jurnal Kesehatan Masyarakat.

World Health Organization. (2021). Diarrheal disease and its impact on child mortality: Global report. Geneva: World Health Organization.

World Health Organization. (2022). Diarrhoeal disease. Geneva: World Health Organization. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/diarrhoeal-disease

Danuarti, A., Soelistyoningsih, D., & Rahmawati, R. (2025). Hubungan tingkat pengetahuan ibu dengan perilaku pemberian oralit pada balita diare. Jurnal Keperawatan Anak Indonesia, 8(1), 45–52.

Islamiati, N., Putri, A., & Rahman, F. (2024). Pengaruh edukasi kesehatan terhadap peningkatan pengetahuan ibu dalam penanganan diare pada balita. Jurnal Promosi Kesehatan, 12(1), 33–40.

Putri, A. R., Lestari, D., & Wulandari, S. (2022). Hubungan usia dengan tingkat pengetahuan ibu dalam penanganan diare pada balita. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 10(2), 85–92.

Rahmawati, D., Nurhayati, S., & Putra, A. (2022). Pengaruh pengalaman ibu terhadap penanganan diare pada balita. Jurnal Kesehatan Anak, 11(1), 22–29.

Siregar, M., & Harahap, R. (2021). Hubungan pekerjaan dengan tingkat pengetahuan kesehatan ibu balita. Jurnal Kesehatan Komunitas, 7(2), 120–126.

Tanzil, M., Tirtasari, S., & Novendy, N. (2025). Efektivitas pemberian oral rehydration solution (ORS) dalam mencegah dehidrasi pada anak dengan diare. Jurnal Kesehatan Global, 7(1), 15–22.

Wibowo, A., Pratiwi, N., & Saputri, E. (2023). Pengaruh tingkat pendidikan terhadap pengetahuan ibu tentang diare pada anak. Jurnal Keperawatan Indonesia, 26(1), 33–40.

Downloads

Published

2026-07-21