EDUKASI KESEHATAN LANSIA TENTANG LATIHAN AKTIVITAS FISIK DALAM MENURUNKAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PEMBANTU KELURAHAN DATARAN TINGGI BINJAI 2025

Authors

  • Piyanti Saurina Mahdalena Sagala Piyanti Saurina Mahdalena Sagala Akademi Keperawatan I /Bukit Barisan Binjai
  • Sevializa Br Ginting

Keywords:

Lansia, penurunan tekanan darah, hipertensi

Abstract

Hipertensi adalah suatu keadaan dimana tekanan darah sistolik pada tubuh seseorang lebih dari atau sama dengan 140 mmHg dan atau tekanan darah diastolik lebih dari atau sama dengan 90 mmHg (Kemenkes, 2025). World Health Organization (WHO) menyampaikan bahwa penyakit hipertensi telah menjadi salah satu penyebab kematian dini pada masyarakat secara global. Hal ini telah menyebabkan 9,4 juta kematian di dunia. WHO telah memprediksi hingga tahun 2025 terdapat 1,5 milyar orang di dunia akan menderita hipertensi tiap tahunya (Fitri et al., 2022). Faktor penyebabnya dapat dilihat dari sikap dan perilaku petugas kesehatan. Menurut Welis (2013) memiliki   pandangan   yang   berbeda,menurutnya   faktor   individu   seperti pengetahuan dan pemahaman tentang gaya hidup sehat, motivasi, preferensi olahraga dan ekspektasi   manfaat   olahraga   mempengaruhi   seseorang   untuk   berolahraga.   Teori   ini didasarkan pada gagasan bahwa aktivitas fisik adalah perilaku dan karenanya memerlukan informasi yang cukup untuk melaksanakannya (Putri, Kurniati & Khariro, 2023). Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk mengetahui pengaruh edukasi tentang latihan aktivitas fisik dalam penurunan tekanan darah pada hipertensi

Downloads

Published

2025-07-25