EDUKASI PEMAHAMAN TENTANG PENYAKIT HIPERTENSI MELALUI PENYULUHAN DI KELURAHAN RAMBUNG TIMUR KOTA BINJAI TAHUN 2025
Keywords:
Bunga Telang (Cilitoria Ternatae), Hipertensi ,LansiaAbstract
Salah satu penyebab utama penyakit kardiovaskuler di dunia adalah hipertensi. Hipertensi sering disebut “the silent killer” karena sering tanpa keluhan, sehingga penderita tidak tahu kalau dirinya mengidap hipertensi. Terapi yang dapat digunakan untuk mengontrol tekanan darah adalah mengkonsumsi air rebusan bunga telang secara teratur. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh konsumsi air rebusan bunga telang (cilitoria ternatea) terhadap penurunan tekanan darah pada lansia. Metode: Desain penelitian ini menggunakan one group pre-post test. Populasi dalam penelitian ini adalah semua lansia penderita hipertensi Rambung Timur sebanyak 20 dan bersedia menjadi responden 4 orang. Analisis data menggunakan uji Uji Shapiro-Wilk didapatkan nilai t dan pValue 0,001 < 0,05 berada pada signifikasi perbedaan sebelum dan sesudah. Hasil: Rata-rata tekanan darah sebelum intervensi adalah 150 mmHg untuk tekanan darah sistolik dan 90 mmHg untuk tekanan darah diastolik. Rata-rata tekanan darah setelah intervensi 120 mmHg untuk tekanan darah sistolik dan 80 mmHg untuk tekanan darah diastolik. Hasil penelitian dengan menggunakan uji parametrik uji paired t-test di dapat nilai p Value sebesar (0,001) < α (0,05), dengan begitu terdapat pengaruh yang signifikan pemberian air rebusan bunga telang (cilitoria ternatae) terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi.
