Edukasi Dan Sosialisasi Pemberian Terapi Relaksasi Otot Progresif Dalam Mengontrol Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi Grade 1 Di Wilayah Kerja Puskesmas Pembantu Dataran Tinggi Binjai 2026
Keywords:
Hipertensi grade 1, relaksasi otot progresif, tekanan darah, terapi nonfarmakologisAbstract
Abstrak
Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang banyak terjadi pada kelompok pralansia dan dapat menimbulkan berbagai komplikasi apabila tidak dikendalikan dengan baik. Salah satu upaya nonfarmakologis yang dapat dilakukan adalah teknik relaksasi otot progresif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknik relaksasi otot progresif dalam mengontrol tekanan darah pada penderita hipertensi grade 1 di wilayah kerja Puskesmas Pembantu Dataran Tinggi Binjai tahun 2026. Penelitian menggunakan desain quasi experiment dengan pendekatan one group pretest-posttest. Populasi penelitian berjumlah 45 orang dan diperoleh sampel sebanyak 11 responden dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui pengukuran tekanan darah sebelum dan sesudah pemberian teknik relaksasi otot progresif selama satu minggu dengan frekuensi tiga kali. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan tekanan darah setelah pemberian intervensi relaksasi otot progresif, sehingga teknik ini efektif sebagai terapi nonfarmakologis dalam membantu mengontrol tekanan darah pada penderita hipertensi grade 1. Teknik relaksasi otot progresif dapat dijadikan sebagai intervensi keperawatan mandiri yang aman, mudah dilakukan, dan minim efek samping.
Kata kunci: Hipertensi grade 1, relaksasi otot progresif, tekanan darah, terapi nonfarmakologis.
Abstract
Hypertension is one of the most common non-communicable diseases among pre-elderly individuals and may lead to various complications if not properly controlled. One of the non-pharmacological interventions used to manage blood pressure is progressive muscle relaxation. This study aimed to determine the effect of progressive muscle relaxation on controlling blood pressure in patients with grade 1 hypertension at the Dataran Tinggi Auxiliary Public Health Center, Binjai, in 2026. This study employed a quasi-experimental design with a one-group pretest-posttest approach. The population consisted of 45 patients, and 11 respondents were selected using purposive sampling. Data were collected by measuring blood pressure before and after the implementation of progressive muscle relaxation for one week with a frequency of three sessions. The results showed a decrease in blood pressure after the intervention, indicating that progressive muscle relaxation is effective as a non-pharmacological therapy for controlling blood pressure in patients with grade 1 hypertension. Progressive muscle relaxation can be used as an independent nursing intervention because it is safe, easy to perform, and has minimal side effects.
